R.I.P …. and please throw my gay-stuffs away!
R.I.P. for the young talented fashion designer,… and the other one!
Tadi pagi gue di-bbm Nov, “Fa, lo kenal designer Adesagi gak? Lagi heboh di twitter, dia meninggal”.
Fashion designer? Maap, gue gak kenal. Mana ada gue begaul sama kalangan celeb begitu? Ngegym aja gue gak di Celeb! Jadi gue meng-google, dan menemukan “Dua lelaki ditemukan meninggal dalam keadaan bugil di kamar mandi, di Bandung”.
Oh yeah!
Apa lagi ini????? Katanya, dua lelaki itu dalam posisi saling menindih, dan ditemukan kondom bekas bernoda darah dan sperma. Katanya, abis nenggak viagra + inex + poppers, dan kombinasi ketiganya bikin OD.
Oh yeaaaahhhh!!!!
Gue langsung getting alarmed! Bentar lagi bakalan dibahas deh, kehidupan homo-homo yang gak jauh dari drugs. Tepok jidaaaaatttttt!!!!!!!
Meski toh kemudian berita-berita coba untuk mengajukan another speculation of the death cause: keracunan gas air panas kamar mandi. Entah mana yang bener, tapi pastinya the-drug-gate yang bakalan dibahas abis kan? Lebih menarik! Lebih memojokkan! Dan bahkan lelaki lugu seperti gue aja [hihi], lebih percaya the drug reason ketimbang keracunan gas itu. Nah lho!
Oh yeaaaaahhhh!!!!
But,…. I believe, R.I.P tetep gue untuk diucapkan buat the young and talented fashion designer… and the other one. Hope they may rest in peace. Menundukkan kepala, sambil [mau gak mau] berkata, “Jangan ngedrug, makanya!!!!!”
Maap, I still have to say it! Maap!!!!
Drug, I don’t approve it. Really I don’t.
Satu-satunya racun yang gue approve cuma racun-cinta-yang-membuat-mabuk-kepayang! Hihi….
And …. Speaking of the death, I can imagine the feeling of family if the son dies naked with the other man. Sad, mourning of course… Tapi ditambah dengan “rasa malu” yang muncul bersamaan, kehilangan ini pasti benar pahit adanya.
…. Speaking of that kind of death, gue jadi mikir, what if someday it is me????
Well, mungkin tidak ditemukan meninggal dalam keadaan bugil berduaan dengan lelaki lain, let’s just say death of natural cause….. How about my gay-stuff collection??????
Have you gays ever thought about it?
Let’s admit it.. Di kamar pasti ada…
[1] Setumpuk kondom
[2] … dan lubricant-lubricant tinggal separuh botol, yang bingung ngabisinnya gara-gara udah berbulan-bulan gak ada yang dibawa pulang!
[3] DVD gay drama
[4] … dan bokep-bokep setumpuk
[5] Majalah-majalah gay
[6] … dan buku Macho Man Ngomong Cong yang udah lepas-lepas halamannya itu! Xixi….
[7] Laptop penuh koleksi naked men pic
[8] … dan video-video bokep download dari youtube
[9] Dildo warna pink
[10] … dan butt plug warna item
[11] … serta setumpuk koleksi G-sting yang sebenarnya juga gak pernah dipake, abis… Malu kan ganti baju di locker gym keliatan pake G-string latex????
…. And then, one day you die… What about them???? What about the gay-stuff collection????? Will your family come to your kost, dan kebingungan nemuin barang-barang itu semua??? Will they mourn while crying, “Oh God!!!!!!!!! Anak gue ternyata bencong!!!!!!!!!!!!!!” ???
Katanya, gajah mati meninggalkan gading, tapi ya apa harus kalau cong mati meninggalkan setumpuk dildo?????????
Aih…… there must be something we should do, jangan-jangan?
Meski gue tau, My_Noon pasti gak suka sih kalo gue nulis tentang mati gini. Atau, setidaknya pasti si Emak-Emak-Tukang-Belanja itu akan mengadu ke My_Noon, “Si Fa, ngapain sih ngomong-ngomong mati?”, but let’s face it… cliché but true, semua orang bakalan mati, ya toh???
Trus, kenapa nggak mempersiapkan plan A-B-C, for everybody’s greater good?
Plan A
Gue harus buru-buru sewa safety box di bank buat nyimpan semua gay-stuff gue. Nyewa safety-box dengan perjanjian bahwa kalo gue ntar pass away, someday, safety box ini akan jadi milik My_Noon atau my best buddies. Sedikit merepotkan sih, kalo ntar lagi kebelet pengen nonton bokep, harus ke bank dulu buat ngambil koleksinya.
Plan B
Semua gay stuff gue harus disimpan dalam box khusus warna pink di rumah gue. Trus if I pass away someday, My_Noon harus buru-buru menyimpan gay-box gue itu sebelum keluarga membereskan barang-barang gue.
Plan C
Gue harus ngasih kunci rumah serep buat And, Ant, Nov, Den, Berd, dengan pesan, [1] Jangan pake rumah gue buat bawa orang pulang!!!!!!!!!!!, [2] If I pass away, someday, buruan masuk kamar gue dan kumpulin semua gay-stuff gue.
Plan D
Whatever plan A, B or C yang kejadian, semua gay stuff gue, please disumbangkan ke yayasan LGBT buat dijadiin memorabilia!!!!! Hihihi…
But the next question: blog-goblog ini buat siapa????????????????????
.
.
.
.
.














![The best Bed & Breakfast …. [and Sauna!!!!] in Bangkok Babylon – Bangkok](http://i1189.photobucket.com/albums/z431/faorgasmingorganism/Babylon.jpg)


January 5th, 2012 at 12:19 am
Bener bgt Fa, gw jg sering mikirin, kalo gw tar ‘cabut’ dari dunia ini gaysuff gw nasibnya bakal gimana?? vcd/dvd film semi & bokep gay, buku”, dan koleksi pic + downloadan gw banyak bgt he he he… ya sudahlah, dibawa enjoy aja.
lagian kalo pun ditemukan keluarga, gw yakin mereka bakal tutup mulut, dan cuma dibahas di keluarga inti aja… gw percaya bgt, keluarga gw pasti bakal menutupi apa yang mereka anggap sebuah ‘aib’.
January 6th, 2012 at 2:09 pm
ceritanya kalo lu udah bisa menerima diri elo ‘gai’ dan sudah ‘whatever’ dgn apa kata org, loh? kok apa kata keluarga malah di pusingin, lebih gilak nya lagi, lu kan udah mateeeeee…. udah PUTUS urat malu nya, ato belum putus tapi udah kaku
apa yg mau di khawatirkan????????
kalo lu mati, yg perlu lu khawatirin justru, pahala nya cukup buat masuk syurga ‘gai’ gak? kalo di kasih syurgah yg isi nya ‘perawan’ semua, kan lu setresss jadi na…… (itu juga berarti lu mendapat hukuman dari tuhan duong, ya gak? hehehe)
gw bingung, kenapa yah org2 suka kuatirin sesuatu yg:
(1) you can not see
(2) you can not hear
(3) you can not feel
(4) you can not touch
(5) you can not smell
(6) you can not perceive
jadi… kuatir nya dimana????????
January 7th, 2012 at 9:55 am
eh mas Fa …
..
please note : no porn in youtube . so ngak ada donload bokep dari Youtube juga
hehehe …